New Doha International Airport
Submitted by hery on Wed, 07/07/2010 - 16:52
Tempat yang paling sibuk di Qatar pada saat liburan adalah Bandar Udara, karena merupakan satu-satunya Bandara yang ada di negeri kecil yang kaya minyak dan gas ini. Tingkat kepadatan penumpang pada saat liburan mencapai puncaknya, sehingga pihak berwenang bandara yaitu Qatar Civil Aviation Authority sangat ketat mengatur keluar masuknya orang dan barang.
Beberapa koran lokal memberitakan bahwa petugas hanya akan mengijinkan orang yang akan melakukan perjalanan saja untuk memasuki area check in. Aturan bagasi juga diperketat, yang mengacu pada ketentuan internasional sebagian besar maskapai penerbangan dan bandara internasional, seperti berat dan ukuran bagasi yang sudah ditetapkan. Jika beban dan ukuran bagasi melebihi ketentuan, pihak berwenang akan meminta penumpang untuk mengepak ulang atau tidak diijinkan untuk melakukan check in.
Beban Doha International Airport saat ini memang sudah tidak mampu untuk memenuhi arus keluar masuk penumpang dan barang, sehingga sudah sejak tahun 2004 Pemerintah Qatar mulai membangun New Doha International Airport (NDIA). Lokasinya tetap di Bandara yang sekarang, hanya memperluas area, kapasitas penumpang dan fasilitasnya yang dibuat lebih modern, sehingga membuat penumpang lebih nyaman dalam melakukan perjalanan. Jika sudah selesai seluruhnya pada tahun 2015 menurut www.constructionweekonline.com, NDIA akan menjadi salah satu bandara paling maju di dunia.
Pembangunan yang dilakukan akan meliputi pertambahan dan perpanjangan runway, pembangunan gedung terminal baru, business park, hotel dan infrastruktur penunjang lainnya. Pada tahun 2011 fase pertama pembangunan diperkirakan sudah selesai dan dapat melayani 12,5 juta penumpang per tahun. kapasitas Bandara sekarang hanya dapat melayani 4,2 juta penumpang. Pada tahun itu Juga NDIA merupakan salah satu Bandara yang dapat melayani Airbus A380-800 superjumbo, pesawat komersial terbesar di dunia.
Setelah pembangunan fase kedua selesai, akan ada sistem monorel untuk transit penumpang melalui terminal dan NDIA sudah dapat melayani 25 juta penumpang per tahun. Jumlah yang sama dengan daya tampung Bandara terbesar di Indonesia, Soekarno Hatta saat ini. Padahal Data terakhir Kementerian Perhubungan mencatat penumpang yang menggunakan Bandara Soekarno-Hatta mencapai 37 juta penumpang pada 2009.
Menurut Ketua Forum Transportasi Udara, Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Suharto Abdul Majid, Bandara Soekarno-Hatta sebagai hub utama di Indonesia harus ditingkatkan kapasitasnya untuk dapat melayani 40-50 juta penumpang per tahun.
Pembangunan awal stasiun Doha Metro pun sudah dimulai dari NDIA, yang akan menghubungkan Doha dengan Terminal Utama NDIA. Pembangunannya didesain oleh Mott MacDonald, sebuah perusahaan global management, engineering dan development consultancy. Menurut Mert Yesugey, manajer proyek Mott MacDonald kepada www.arabianbusiness.com, stasiun akan rampung menjelang pembukaan selesainya pembangunan fase pertama bandara pada tahun 2011.
Pembangunan fase ketiga, yang merupakan fase terakhir pembangunan, diharapkan selesai tahun 2015 dan sudah dapat menangani 50 juta penumpang, 2 juta ton kargo dan 320 ribu pendaratan dan take-off setiap tahun. Setelah selesainya semua tahap pembangunan NDIA, tenaga kerja yang dibutuhkan untuk mengoperasikannya akan mencapai 50 ribu orang. Anda berminat ?



Post new comment