Sunday February 5 2012
Lika Liku Mendatangkan Pramuwisma #2
Bagian ke-2: Mencari Pramuwisma Indonesia yang Mau Bekerja di Qatar dan Mengurus Visa Kerja
Bermodalkan Approval Visa yang berlaku enam (6) bulan, maka kami memulai pencarian pramuwisma yang mau bekerja di Qatar. Pilihannya adalah mendatangkan pramuwisma langsung dari Indonesia atau menggunakan jasa agency yang ada di Qatar untuk mendatangkannya. Mengingat pengalaman kami sebelumnya, akhirnya kami  memutuskan untuk mendatangkan sendiri pramuwisma dari Indonesia ke Qatar. 
Mencari pramuwisma Indonesia yang mau bekerja di Qatar tidaklah semudah yang kami bayangkan. Kami menghubungi beberapa ex-Pramuwisma yang pernah bekerja dengan kami di Indonesia, namun dengan alasan tertentu mereka tidak bisa bekerja di Qatar.  Ada juga calon pramuwisma yang kami dapat dari salah satu agen di Jakarta dan pernah bekerja di beberapa negara di Jazirah Arab berminat terhadap tawaran kami. Namun terpaksa kami menolaknya karena mereka meminta sejumlah uang terlebih dahulu sebelum berangkat ke Qatar. Akhirnya kami mendapatkan calon pramuwisma yang memang berniat bekerja di Qatar berdasarkan rekomendasi salah seorang sahabat baik kami. Walaupun yang bersangkutan tidak memiliki pengalaman sama sekali bekerja di negeri orang. 
Hal paling mendasar yang harus diperhatikan sebelum mendatangkan pramuwisma ke Qatar adalah kesehatan calon Pramuwisma, karena berkaitan dengan pengurusan Residence Permit (RP) di Qatar. Seseorang yang akan bekerja di Qatar harus bebas dari penyakit Hepatitis, TBC dan HIV/AIDS. Kalau calon pekerja mengidap salah satu dari penyakit tersebut dipastikan tidak akan mendapatkan izin tinggal dan bekerja di Qatar. Sudah banyak pekerja yang dipulangkan ke negara asal karena mengidap salah satu penyakit  tersebut.   
Berbekal approval visa, ID dan paspor asli sponsor, kartu ATM serta foto copy paspor calon pramuwisma, kami mengurus visa kerja bagi yang bersangkutan di General Directorate of Borders Passports and Expatriates Affairs di Madinat Khalifa. Karena formulirnya dalam bahasa Arab, formulir harus diisi dan diketik dengan cara manual oleh petugas yang ada di kabin yang tersedia di sekitar kantor tersebut. Biaya yang dibutuhkan untuk jasa pengetikan sebesar QAR 10.  
Setelah fomulir dan dokumen yang dibutuhkan lengkap kami membawanya ke gedung tiga (3) untuk mengajukan visa kerja. Tidak mengantri lama akhirnya dokumen diserahkan dan ditunjukkan ke petugas dengan membayar sebesar QAR 1800. Menurut petugasnya dalam dua (2) hari kerja visa kerja sudah dapat dilihat di www.moi.gov.qa pada kolom visa approval tracking dengan memasukkan no aplikasi, tanggal pengajuan dan nomor ID sponsor.  (Lihat Lampiran: visa kerja)
Tulisan sebelumnya:
AttachmentSize
lamp 2_approval visa kerja.pdf77.54 KB
No votes yet

Post new comment

By submitting this form, you accept the Mollom privacy policy.