Sunday February 5 2012
EMAS.......oh.........EMAS

Beberapa  berita ekonomi terbaru yang menarik  perhatian adalah: anjuran the head of IMF, Dominique Strauss Kahn, untuk mulai meninggalkan US$ (Setelah sebelumnya adanya perdebatan mengenai reserve currency di G8  forum, July2009).  Disusul langkah  China yang tetap berkeinginan untuk menambah reserve emasnya dari 1054 ton yang dimilikinya sekarang ini (Peninsula, 2010-03-13).  Peristiwa yang kelihatannya saling terpisah , tapi kalau kita cermati, sesungguhnya semacam warning  kondisi ekonomi dunia  yang memiliki  implikasi sangat luas.  Dari sederet peristiwa itu,  yang paling penting sekarang adalah, apa maknanya bagi saya yang awam?

Yang pertama adalah kebangkrutan Amerika sudah didepan mata, maka selagi ada waktu  segera tukarkan US$, kalau masih ada .  Walaupun sesungguhnya berita ini tidak terlalu mengejutkan, tapi  inilah sinyal resmi bahwa kemungkinan “dollar akan gagal” seperti  kejadian  Nixon Shock 1971. 

Yang kedua, implikasinya adalah harga emas dunia bakalan makin menggila.  Bayangkan  kalau sempat Cina menukar sebagian assetnya ke dalam bentuk emas, demand  emas akan melambung.  Karena kita tahu Cina adalah negara yang memilki cadangan foreign exchange terbesar didunia, dimana 2/3nya adalah dalam US$ asset .  Walaupun  sudah menjadi rahasia umum, China tidak akan membeli di open market, tapi  langsung ke mining, tetap saja keseimbangan demand and supply emas akan terganggu.  Apalagi, dipastikan  perilaku ini akan menular ke negara2 lainnya .

Saya masih ingat ketika tahun 1997, menjelang krisis ekonomi  yang menghantam negara kita, harga emas masih bertengger Rp 27.100 per gramnya atau Rp 842.905 per troy ouncenya, setara dengan US$ 337.16. Dan itulah hari2 terakhir kita menikmati harga emas yang murah.  Kemudian karena krisis ekonomi, harganya naik menjadi Rp 75.000per gram pada tahun 1998.  Tidak pernah turun lagi, naik......sampai menembus angka psikologi US$1000 per troy ounce pada Maret 2008.  Dan terus naik sampai US$1102, hari ini, pada saat tulisan ini dibuat .  Diperburuk dengan situasi di atas, akankah dalam waktu dekat ini harga emas menembus US$ 2000 per troy ounce, seperti yang diperkirakan sebagian pengamat. Wallahu a’lam.

No votes yet

Post new comment

By submitting this form, you accept the Mollom privacy policy.